“Bupati Aceh Barat “Gagal Paham” Rekomtek, Investasi Aceh Jadi Taruhan”

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Banda Aceh,

Forum Bangun Investasi Aceh (FORBINA) mengecam keras sikap Bupati Aceh Barat, Tarmizi, yang dinilai tidak profesional dan kontraproduktif dalam menyikapi polemik rekomendasi teknis (rekomtek) PT Megallanic Garuda Kencana (MGK). FORBINA menilai, pernyataan dan tindakan bupati justru memperkeruh suasana dan berpotensi menghambat investasi di Aceh.

Gaperta.online-Dok

 Direktur FORBINA, Muhammad Nur, S.H., menyatakan bahwa bupati terkesan “gagal paham” terhadap konteks rekomtek yang mulai diberlakukan sejak 2018, sementara IUP MGK sudah terbit sejak 2012. “Bupati seharusnya memahami bahwa aturan ini muncul jauh setelah izin MGK diterbitkan. Memaksakan aturan baru berlaku surut adalah tindakan yang tidak adil dan merugikan investor,” tegas Muhammad Nur.

Gaperta.online-Dok

 FORBINA menyoroti bahwa sikap bupati yang menyudutkan perusahaan di hadapan publik adalah tindakan yang tidak bijaksana. Seharusnya, pemerintah daerah proaktif memanggil, mendiskusikan, dan mengarahkan perusahaan agar proses pengurusan rekomtek segera tuntas.

 “Bukannya memberi solusi, bupati justru menambah masalah. Ini jelas mengirimkan pesan negatif kepada investor dan merusak iklim investasi di Aceh,” ujar Muhammad Nur.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi-(Gaperta.online-Dok)

 Terkait tudingan bupati soal alokasi, FORBINA menegaskan bahwa tidak ada alokasi baru karena IUP sudah diterbitkan sejak lama. “Justru praktik ilegal lebih marak. Seharusnya pemerintah memperkuat yang legal agar lebih terkendali, bukan malah melemahkannya,” tegasnya.

 FORBINA mendesak Bupati Aceh Barat untuk lebih bijak dan profesional dalam menyikapi masalah ini. “Kepemimpinan yang dibutuhkan adalah yang mampu mengarahkan dan memberi solusi, bukan malah memperkeruh suasana dan menakut-nakuti investor,” pungkas Muhammad Nur.

Sumber: YARA

banner 325x300
error: Content is protected !!